Indeks Nikkei 225 yang berasal dari Jepang ini memiliki pergerakan yang bisa dikategorikan paling ‘slow’ dibandingkan dengan indeks yang lain. Yang mengherankan indeks Nikkei ini termasuk yang indeks favorit selain Indeks Hangseng. Biasanya indeks Nikkei 225 ini dapat memenuhi kebutuhan investor yang tidak terlalu suka mengambil risiko. Atau investor yang menginginkan investasi dalam jangka panjang. Namun bagi investor yang berani ambil resiko dan menyukai pergerakan yang sangat fluktuatif, maka indeks Nikkei 225 ini terasa tidak menarik. Tentunya indeks Nikkei 225 tidak memberikan profit sebombastis indeks Hangseng.

Sama dengan pergerakan saham dan indeks lainnya, maka indeks Nikkei pun mengalami kenaikan  dan penurunan. Indeks Nikkei 225 mencapai harga tertinggi dalam 12 tahun terakhir, yang terjadi pada tahun 2007 pada level 18.325. Sedangkan titik terendahnya terjadi pada tahun 2008 ada di level 6.975. Sedangkan saat ini indeks Nikkei 225 berada pada level 10.200-an.

Waktu bertransaksi Nikkei 225 pada sesi pertama adalah   06.45 – 13.25 WIB, sedangkan untuk sesi kedua berlangsung pada 14.15 – 01.00 WIB. Waktu transaksi di Indeks Nikkei cukup panjang sekalipun tidak 24 jam. Jadi investor yang sibuk di siang hari masih bisa bertransaksi di malam hari sampai jam 1 pagi. Ini berbeda dengan waktu transaksi indeks Hangseng yang hanya pada siang hari sampai jam 15.15 WIB.

Contract size yang ditawarkan dalam indeks Nikkei 225 adalah 1 point = US$5. Contract size yang dimaksud adalah ketetapan mengenai nilai per poin dari pergerakannya. Jadi berapapun poin yang didapat oleh investor dikalikan dengan contract size-nya. Misalnya, Investor A mendapatkan keuntungan 100 poin. Ini sama dengan 100 pts x US$5 = US$ 500.

Dalam Nikkei 225 range yang ada dalam satu hari adalah sebesar 75 sampai 150 poin. Indeks Nikkei memiliki range yang tidak sebesar indeks Hangseng. Sebagai informasi indeks Hangseng dapat mencapai 400 – 500 poin per hari. Dari indeks Nikkei yang terdiri dari saham-saham teknologi di Jepang ini menunjukan bahwa terdapat kecenderungan akan stabilitas pada industrinya. Tak mengherankan bila kemudian pergerakan hariannya pun relative lambat. Dan ini cocok untuk pelaku pasar atau investor yang sangat berhati-hati dalam transaksi. Karena  dengan range yang tidak besar dan pergerakan yang lambat, membuat investor tidak perlu ‘sport jantung’. Tai yang harus dipahami bahwa untuk mendapatkan profitnya pun harus lebih sabar, karena tidak secepat pada indeks Hangseng.

Lamanya kontrak Nikkei biasanya dalam kurun waktu tiga bulan. Berbanding dengan kontrak yang ada dalam indeks Hangseng yang dilakukan setiap bulan sekali di akhir bulan. Jadi pada setiap posisi open akan di-liquid otomatis oleh sistem pada harga penutupan kontrak lama –untuk perusahaan tertentu yang mengambil produk dari bursa bukan kontrak gulir. Sementara kalau perusahaan yang ambil kontrak gulir posisi open-nya akan di rollover. Tetapi terdapat penyesuaian equity dengan mendapatkan premium atau diskon.

Sedangkan pada indeks Nikkei pada akhir kontraknya menjadi lebih lama. Untuk perusahaan yang sudah ada kontrak gulirnya tidak terdapat perbedaan. Tetapi untuk perusahaan yang belum melakukan trade pada kontrak gulir ini akan lebih menguntungkan kalau investor transaksi di indeks Nikkei. Namun penjelasan seperti ini harus tetap dipertanyakan terlebih dahulu kepada wakil pialang. Anda harus memahami dengan baik dan benar tentang cara ‘bermain’ sebelum bergabung. Jangan sampai Anda tidak mengerti mengenai hal ini. Jangan sampai Anda sebagai investor merasa dirugikan kalau pada akhir kontrak semua posisi di-clear apapun kondisinya. Jadi kalau sudah tahu bisa mengatur strateginya. Celakanya para marketing perusahaan wakil pialang tidak menjelaskan hal ini di depan.

Berikut adalah perhitungan dalam indeks Nikkei 225:

Margin Requirement 1 lot = US$ 1000 daytrade

                                  1 lot = US$ 2000 overnight

Contoh :  Investor A investasi US$ 50.000, dan masuk market buy 5 lot. Harga buy 10.200. Dan dijual di harga 10.300. Charge komisi transaksi perusahaan pialang itu US$10/lot.

Perhitungan profit:  ((harga jual – harga beli) x jumlah lot x contract size)- (komisi transaksi x lot transaksi):

Perhitungannya      :  ((10300 – 10200) x 5 lot x US$5 ) – (US$10 x 5)

:   (100 x 5 x 5) – 50

:   US$2500 – US$50

:   US$ 2450

Share this article

Aiyra Viendhar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>