Judul: 1.000@Kata2Mantafff…
Penulis: DR. Ponijan Liaw
Halaman: vi + 250
Penerbit: Elex Media Komputindo
Ponijan Liaw, Komunikator No. 1 Indonesia ini menyadari bahwa kekuatan kata-kata itu maha dahsyat. Seperti cuplikan dari halaman 60, ‘259. Kata-kata benar belum tentu enak didengar. Yang enak didengar belum tentu kebenaran’. Tak mengherankan bila banyak orang yang mengadaptasi, mengambil atau mengirimkan kembali kata-kata yang ia tuliskan pada social media Twitter atau Facebooknya. Berbekal manfaat yang bisa diberikan pada orang lain, Ponijan kemudian merangkum kedahsyatan kata-katanya ke dalam buku ini.
Rangkuman kata-katanya itu kemudian disusun satu persatu yang diharapkan tentunya mampu menjadikan dorongan bagi pembacanya. Atau dijadikan sebagai referensi yang dapat dibaca berulang-ulang sebagai pijakan pengingat diri. Tak berlebihan kalau kata-kata yang ada dalam buku ini memang dijadikan semacam pengingat diri alat untuk mengevaluasi dan introspkesi diri guna menjadi orang yang lebih bermanfaat bagi kehidupan ini.
Lebih dari itu, kata-kata yang ada dalam buku ini sedikit-banyak disampaikan dengan gaya berirama –meskipun belum berpuisi, sehingga pembacanya tak menemukan kejenuhan di dalamnya. Kemudian kalimat yang terbentuk dari kata-kata itu langsung tanpa berputar-putar, membuat pembacanya mengerti dan langsung mengena di dalam benak. Ini mungkin karena media sebelumnya dipakai adalah Twitter dan Facebook yang memiliki keterbatasan dalam pemakaian karakter kata.
Ponijan sendiri menyadari bahwa buku adalah media yang berbeda dengan social media. Buku memiliki karakteristik yang tak lekang dimakan waktu, sehingga membuat pembacanya memiliki waktu yang lebih panjang untuk memahami isi yang terkandung di dalamnya. Inilah kekuatan Ponijan sebenarnya, ia dapat memberikan makna dari kata-kata itu tetap sebagai pendorong dan penyemangat seseorang. Pembaca yang memiliki waktu lebih lama untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya semakin ter-afirmasi dengan kata-katanya. Energi positif yang ada di dalamnya dapat tertular dan terbawa dalam alam bawah sadar si pembacanya, sehingga kehidupan kesehariannya dapat menjadi lebih positif lagi.
Kekuatan lain dari buku ini adalah dari sisi desainnya yang agaknya dipikirkan dengan matang. Desain seolah berasal dari manuskrip kuno ini memberikan arti sendiri, bahwa kata-kata ini merupakan wasiat yang patut untuk diserap dan dijalankan. Seandainya desain tersebut tidak ada, buku ini akan terasa datar-datar saja, meskipun kata-kata yang ada memiliki kedahsyatan untuk pribadi seseorang. Sesuai dengan cuplikan pada back cover-nya; ‘Bacalah dengan hati & jadilah pemenang!’. Keputusan ada di tangan Anda!






